Macam-macam sub genre musik EDM beserta DJ

Macam-macam sub genre musik EDM beserta DJ - Siapa sih kini yang belum pernah dengar nama David Guetta atau Calvin Harris? Mereka adalah para DJ terkenal dunia dari sekian banyak DJ yang lainnya yang telah mempopulerkan electronic dance music (EDM) alias musik dugem. Musik EDM sangat banyak digemari oleh para pecinta musik, teruma para kaum milenial. Musik EDM banyak sekali dijumpai di kafe-kafe atau disuatu acara tertentu. Jenis musik yang satu ini sangat banyak digemari karena musik ini memiliki variasi nada atau irama dan miliki tempo yang cukup cepat. Jadi ketika anda mendengarkan musik ini anda akan merasa lebih bersemangat dan bisa menghilangkan bad mood. Apa sih sebenarnya musik EDM itu sendiri?

  
Google Image - Macam-macam sub genre musik EDM beserta DJ



Electronic dance music atau yang di singkat EDM adalah sebuah jenis musik yang modern, disebutkan electronic dance music sebab musik ini sepenuhnya dibuat dengan alat-alat electronic misalnya synthesiezer, Squencer, Drum Machine dan software-software pembuat musik lainnya laksana fruitty loop, ebelton, virtual DJ dll.

Tipe musik yang satu ini tidak dapat dikatakan genre, karena dalam EDM sendiri ada banyak sekali genre musik atau aliran musik yang di kelompokkan menurut irama, ketukan, instrumen dan sebagainya.

EDM juga di mainkan dengan alat musik yang sangat canggih dan pastinya alat electronik, seperti, turntable, mixer, CDJ, lauchPad dll. Sudah menjadi tugas untuk seorang DJ untuk memainkan EDM dan meremix lagu-lagu yang di bawakannya supaya tetap terdengar asik, unik dan dapat membuat para penonton meikmatinya. EDM sudah sangat mendunia, penikmatnya juga mulai dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Kita juga dapat mendegarkan EDM ini di manapun, entah di smartphone, acara-acara televisi, dan yang sangat tidak asing adalah di night club, EDM sendiri sudah menjadi unsur dari night club sebab disana lah lokasi yang setiap harinya memutarkan lagu lagu electronik. Jika anda ingin belajar bagaimana bermain musik EDM anda bisa belajar secara otodidak dengan memasang aplikasi musik DJ di Smartphone anda. Jadi tidak usah khawatir mengeluarkan uang untuk membeli alat DJ jika anda ingin belajar memainkannya. Oke kalo gitu langsung aja kita ke Macam-macam sub genre musik EDM beserta DJ.


Macam-macam sub genre musik EDM beserta DJ

 

1. House music

House music sendiri adalah genre dalam musik EDM yang paling tidak sedikit diterima oleh publik. Hampir seluruh musik Top 40 diprovokasi house music, demikian pula sebaliknya. Genre musik ini berasal dari kota Chicago, Amerika. Kata “house” sendiri dipungut dari nama suatu kelab malam di kota itu, The Warehouse.

Ciri khas house music adalah tempo yang upbeat, groovy dan kadang didominasi oleh kord piano dengan tempo selama 126-128 beats per menit. Saking populernya, genre ini punya sekian banyak  macam sub-genre tersendiri:

Acid House : House musik dengan tidak banyak pengaruh trance dan techno. Temponya tidak banyak lebih cepat dari pada musik dari genre yang sama pada umumnya. Biar lebih paham, pahami dan dengarkan track dari James Martin “Jack Rabbit”.

Electro House: Deadmau5, David Guetta dan Zedd adalah sebagian DJ Electro House yang sedang naik daun. Banyak sekali yang menyukai kedua DJ ini karena permainannya yang apik dan enak didengarkan.

Dutch House: dari namanya telah terlihat kalo sub-genre ini berasal dari negeri Belanda. Dutch House sendiri adalah salah satu sub-genre yang mulai populer, bahkan di Indonesia juga. Sebenarnya masih banyak lagi jenis mouse musik yang lainnya, tapi yang saya bahas kali ini hanya 3 saja.

2. Trance

Trance adalah genre EDM yang berkembang di Jerman pada mula dekade 90-an. Karakteristik utama musik ini merupakan tempo yang berkisar dari 125-160 BPM serta alur yang naik turun. Secara garis besar, trance berarti suasana ketika anda berada di alam bawah sadar. Sesuai namanya, musik trance ini bisa buat kamu terhipnotis dan merasa senang atau sedih. Sensasi emosional ini tercipta melewati kombinasi sekian banyak  ritme dan jenis musik.

Kalau anda penasaran, coba kalian dengerin bebrapa musik trance yang ada di bawah ini:

Armin Van Buuren feat. Miri Ben Ari – Intense
BT – Skylarking

Above & Beyond – Alchemy
Neelix – Wherever you are

Kemungkinan besar kamu akan mendengarkan bila musik trance itu banyak ragamnya. Tinggal kalian pilih saja sub-genre mana yang pas di telinga kamu.

3. Techno

Genre ini sendiri hadir di Detroit pada awal tahun 1980. Sebagai unsur dari EDM, karakteristik musik techno merupakan pemakaian sekian banyak  teknologi baru dalam dunia musik. Sebagian besar musik techno adalah kombinasi synthesizer, hentakan drum, serta sequencer.
Di bawah ini ada sejumlah DJ yang dikenal dengan pengaruh berkembangnya genre musik techno :
Carl Cox
Adam Bayer
Richie Hawtin

4. Dubstep

Dubstep pertama kali diperkenalkan di London, Inggris pada akhir tahun 1990-an. Musik ini punya suara yang khas serta komposisi bass yang nggak beraturan dan terdistorsi.

Dubstep tidak hanya dimonopoli sama Skrillex aja. Ada banyak musisi dubstep lainnya yang mesti anda dengarkan. Biar gak penasaran gimana sih suara musik dubstep itu coba kalian dengarkan beberapa lagu ini :

Knife Party – Centipede
Flux Pavillion – I can’t stop
Mount Kimbie – Carbonated (post-dubstep)

Sebenarnya masih banyak genre-genre EDM yang lainnya, namun semoga yang dijabarkan di atas bisa menambah pengrtahuan dan wawasan anda tentang jenis musik EDM. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda. Terima kasih sudah membaca artikel ini, sekian dan terima kasih.


Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top